Dalam Perjanjian Baru Yunani, agapē (ἀγάπη) sering merujuk pada cinta yang mengorbankan diri, yang diarahkan kepada berkat bagi orang yang dicintai — terlihat jelas dalam surat Paulus dan Injil Yohanes. Itu tidak berarti bahwa setiap tempat yang diterjemahkan sebagai “cinta” adalah agapē, juga tidak berarti kata-kata lain (philia, storgē, erōs dalam budaya Yunani yang lebih luas) tidak berharga — konteks yang menentukan.
Hesed: kasih setia perjanjian
Dalam bahasa Ibrani, hesed (sering diterjemahkan sebagai “kasih setia”, “cinta yang setia”) terkait dengan perjanjian: Tuhan menjaga janji-Nya meskipun manusia tidak setia. Mazmur memuji hesed Tuhan yang “ada selamanya”. Bagian Perjanjian Lama dengan kata ini membantu melihat bahwa agapē dalam Perjanjian Baru tidak muncul dari ketiadaan tetapi mewarisi kesetiaan Tuhan yang telah dinyatakan dalam sejarah Israel.
Aplikasi pelayanan
Jangan gunakan “agapē” untuk merendahkan persahabatan atau kasih keluarga — Kekristenan menguduskan setiap cinta yang tulus. Juga jangan gunakan “cinta menurut Alkitab” untuk membenarkan sebaliknya ajaran tentang perzinahan dan keadilan; cinta Kristus terkait dengan kebenaran dan kekudusan (lihat surat tentang cinta dalam tema Alkitab di situs).
Mazmur adalah “sekolah” dari hesed
Pembaca yang ingin merasakan hesed harus meluangkan waktu dengan Mazmur 51, 89, 136 — setiap bagian memiliki irama tersendiri (pertobatan, keluhan, ucapan syukur) tetapi semuanya kembali kepada kesetiaan Tuhan. Tidak perlu menguasai bahasa Ibrani: cukup baca perlahan terjemahan, garis bawahi setiap kali menemukan frasa “kasih setia / cinta” dan tanyakan: di sini Tuhan setia dengan cara bagaimana?
Agapē dan kasih yang konkret
Surat tentang kasih tidak menggantikan tindakan: agapē menyerukan perbuatan baik terhadap orang yang tidak disukai, orang miskin, musuh — dalam arti yang sebenarnya “mengorbankan diri” dan tidak hanya terjebak dalam perasaan yang lembut. Istilah ini sengaja tidak mengulang panjang definisi dalam Katekismus; saudara-saudari dapat merujuk pada bagian tentang kasih dalam CCC secara bersamaan saat belajar.
Dua bahasa, satu Tuhan yang setia
Jangan memisahkan hesed (Perjanjian Lama) dan agapē (Perjanjian Baru) menjadi dua “jenis cinta” yang berlawanan seperti dua Tuhan yang berbeda — itu adalah kesalahan Marcion kuno yang ditolak oleh Gereja. Dalam doa liturgi, kedua nuansa bersatu dalam satu doa: mengucap syukur atas kasih setia dan meminta untuk mengisi cinta baru dalam Kristus.


