Perjalanan iman
Hidup Yesus Kristus
Dari palungan sederhana hingga kemuliaan Kebangkitan — perjalanan kasih tanpa batas di tengah umat manusia.
Kelahiran
Firman menjadi daging dan diam di antara kita. Dalam kerendahan palungan bersinar terang keselamatan dalam kegelapan dunia.
“Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus Tuhan, di kota Daud.”
Masa kanak-kanak di Nazaret
Di sebuah desa kecil, Yesus tumbuh dalam ketaatan dan pekerjaan. Ia mengenal kondisi manusia melalui pekerjaan yang paling sederhana.
“Dan Yesus makin bertambah besar, bertambah kuat dalam hikmat, dan makin dikasihi Allah dan manusia.”
Pembaptisan
Di Sungai Yordan, Yesus turut dibaptis di antara orang berdosa untuk menguduskan air dan mempersiapkan misi mengabarkan Kabar Baik Kerajaan.
“Inilah Anak-Ku yang kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”
Pelayanan terbuka
Dari perbukitan Galilea hingga Bait Suci di Yerusalem, Ia menyembuhkan orang sakit, menenangkan yang menderita dan mengajar kasih Bapa yang tak terbatas.
“Akulah terang dunia; siapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan akan mempunyai terang hidup.”
Penderitaan
Dalam kesepian puncak di kayu salib, Yesus menyerahkan hidup-Nya untuk mendamaikan umat manusia dengan Allah. Kasih yang sepenuhnya dikorbankan.
“Bapa, ke dalam tangan-Mu kuserahkan roh-Ku.”
Kebangkitan
Kematian tidak dapat menahan Dia yang adalah Hidup. Kubur kosong adalah bukti kemenangan akhir kasih dan pintu pengharapan kekal.
“Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.”
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
— Yohanes 3:16